Arti

じょろじょろ (jorojoro) adalah 擬音語(ぎおんご) (kata tiruan bunyi) yang menggambarkan:

  1. Cairan Mengucur: Suara atau tampilan cairan yang keluar dari lubang atau wadah secara terus-menerus dengan volume sedang (tidak deras sekali, tapi tidak menetes).
  2. Air Kecil (Pipis): Bunyi buang air kecil (sering dipakai untuk hewan atau konotasi kasar).
  3. Menuang Minuman: Suara menuang sake atau air dari botol ke gelas.

Nuansanya adalah “aliran yang tersendat sedikit tapi lancar” atau “bunyi kucuran”.


Pola Penggunaan

PolaContohArti
じょろじょろ(と)出る水道(すいどう) から水がじょろじょろ出るAir mengucur dari keran (aliran lemah)
じょろじょろ(と)注ぐ(さけ) じょろじょろ注ぐMenuangkan sake (gurgle-gurgle)
じょろじょろ(と)流れる() じょろじょろ流れるDarah mengalir deras (ngocor)

⚠️ Catatan: Jorojoro sering menyiratkan aliran yang agak kotor, tidak diinginkan, atau berkualitas rendah. Untuk aliran sungai yang indah, pakai sarasaa.


Penggunaan Singkat

JepangRomajiArti
蛇口(じゃぐち) から(みず) じょろじょろ() ている。Jaguchi kara mizu ga jorojoro dete iru.Air ngocor dari keran (bocor).
やかんからお() じょろじょろこぼした。Yakan kara oyu o jorojoro koboshita.Menumpahkan air panas (bocor mengalir) dari ketel.
(いぬ) じょろじょろとおしっこをした。Inu ga jorojoro to oshikko o shita.Anjing itu pipis dengan bunyi currr.

Kata Sejenis: ちょろちょろ (aliran kecil/menetes - trickle), じゃあじゃあ (aliran deras/kuat - gush), どぼどぼ (menuang cairan kental/banyak - glug glug).


Contoh Kalimat

1. Keran Rusak/Air Lemah 🚰

Jepang:

断水(だんすい) のあと、蛇口をひねると水がじょろじょろと出た。

Romaji:

Dansui no ato, jaguchi o hineru to mizu ga jorojoro to deta.

Indonesia:

Setelah air mati, pas keran diputar, airnya (cuma) keluar mengucur kecil/lemah.

💡 Menggambarkan tekanan air yang tidak maksimal. Bukan shaaaa (deras), tapi jorojoro (ngalir aja).


2. Menuang Sake (Pouring Sake) 🍶

Jepang:

父は手酌で、じょろじょろとコップに酒を() いだ。

Romaji:

Chichi wa tejaku de, jorojoro to koppu ni sake o tsuida.

Indonesia:

Ayah menuangkan sake ke gelasnya sendiri dengan bunyi glug-glug (kucuran).

💡 Memberikan kesan minum yang santai, atau mungkin minum murah (bukan upacara teh yang hening).


3. Darah Mengalir (Bleeding) 🩸

Jepang:

傷口(きずぐち) から() じょろじょろ(なが) れて() まらない。

Romaji:

Kizuguchi kara chi ga jorojoro nagarete tomaranai.

Indonesia:

Darah mengucur deras dari lukanya dan tidak mau berhenti.

💡 Jorojoro untuk darah terdengar agak mengerikan karena menyiratkan volume yang cukup banyak (bukan cuma taratara / menetes).


Contoh Percakapan

Percakapan 1: Suara Air di Taman ⛲

[Melihat pancuran air bambu (Shishiodoshi)]

SpeakerKalimat
A風流(ふうりゅう) だねえ。
(Fuuryuu da nee.)
Estetik (elegan) ya.
Bでも、(みず) じょろじょろ() てる(おと) 、なんかトイレみたいじゃない?
(Demo, mizu ga jorojoro deteru oto, nanka toire mitai janai?)
Tapi, suara air yang ngucur itu, kok kayak suara toilet ya?
A失礼(しつれい) だな!(しず) かに() いてよ。
(Shitsurei da na! Shizuka ni kiite yo.)
Nggak sopan ah! Dengerin yang tenang dong.
\n💡 Karena jorojoro sering diasosiasikan dengan “buang air”, kadang bisa merusak suasana romantis.

Percakapan 2: Atap Bocor 🏠

[Saat hujan]

SpeakerKalimat
A雨漏(あまも) りしてる!バケツ() ってきて!
(Amamori shiteru! Baketsu motte kite!)
Atap bocor! Bawa ember!
Bうわ、すごい。 天井(てんじょう) からじょろじょろ() ちてきてる。
(Uwa, sugoi. Tenjou kara jorojoro ochite kiteru.)
Wah parah. Airnya ngocor dari langit-langit.
Aポタポタじゃないね、これは 修理(しゅうり) 必要(ひつよう) だわ。
(Potapota janai ne, kore wa shuuri ga hitsuyou da wa.)
Ini sih bukan tetesan (potapota) lagi, harus diperbaiki nih.
\n💡 Urutan kebocoran: Pota-pota (Tetes) < Choro-choro (Aliran kecil) < Joro-joro (Kucuran) < Zaa-zaa (Banjir).

Tips & Trivia 💡

1. Jorojoro vs Chorochoro

  • Chorochoro: Aliran kecil, lucu, lemah. Seperti aliran sungai kecil di pegunungan atau bayi pipis.
  • Jorojoro: Aliran lebih besar, lebih kasar, lebih berisik. Seperti menuang minyak tanah dari jeriken atau selang air yang bocor.

2. Alat Penyiram (Jouro)

Alat penyiram tanaman dalam bahasa Jepang disebut Jouro ( 如雨露(じょうろ) ). Nama ini diambil dari bahasa Portugis Jorro (semburan/aliran). Bunyi air yang keluar dari mulut Jouro adalah Jorojoro.

3. Yokai “Jorogumo”

Tidak berhubungan langsung, tapi ada Yokai (siluman) laba-laba bernama Jorogumo. Namun Joro di sini berarti “Wanita Penghibur/Pelacur tingkat atas” (Jorou), bukan onomatope air. Hati-hati tertukar!

4. Jorojoro vs Dobodobo

  • Dobodobo: Menuang cairan dalam jumlah besar dan berat (Gulp-gulp/Glug-glug). Botol anggur penuh dituang terbalik.
  • Jorojoro: Menuang cairan dengan aliran konstan tapi volume sedang (Trickle/Stream). Botol sake dituang santai.
  • Chorochoro: Menuang sedikit/menetes (Drizze). Air keran yang hampir mati. Urutan volume: Dobodobo > Jorojoro > Chorochoro.

5. Mandi Air Panas (Onsen)

Di pemandian air panas (Onsen), mulut pancuran air sering dibuat dari bambu atau batu. Suara air yang keluar dari situ biasanya Jorojoro. Suara ini dianggap menenangkan (Iyashi) dan merupakan bagian dari pengalaman relaksasi berendam di air panas, berbeda dengan suara Jaa-jaa shower yang terlalu berisik.