100 Kata Kerja Bahasa Jepang Sehari-hari (Doushi) & Contoh Kalimat
📙 Kosa Kata Bahasa Jepang
100 Kata Kerja Bahasa Jepang Sehari-hari (Doushi) & Contoh Kalimat
Daftar 100 kata kerja bahasa Jepang (Doushi) paling umum dipilah dalam 10 kategori aktivitas. Lengkap dengan arti, hiragana, dan contoh kalimat ber-furigana.
Kata kerja (doushi — 動詞
) adalah mesin penggerak dalam kalimat. Tanpa kata kerja, kita tidak bisa menjelaskan aktivitas atau tindakan apa pun yang kita lakukan.
Di halaman ini, kamu akan mempelajari daftar 100 kata kerja bahasa Jepang dasar (doushi) yang paling penting dan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, dibagi menjadi 10 kategori aktivitas yang mudah dipelajari.
Mulai dari aktivitas sehari-hari (daily actions) di awal daftar, lalu perlahan naik tingkat kesulitannya menuju konsep abstrak (seperti pemikiran dan perasaan) di bagian akhir.
Setiap kata kerja dilengkapi dengan kanji dan furigana, terjemahan bahasa Indonesia, klasifikasi grup, serta contoh kalimat untuk menunjukkan penggunaannya secara langsung.
100 Kata Jepang Series
Bangun Fondasi 500 Kata Inti, Satu Seri Lengkap
Jelajahi semua pilar utama: kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, dan ekspresi.
Pelajari berurutan atau lompat sesuai kebutuhan belajar Anda.
Sebelum mulai menghafal daftarnya, kamu perlu tahu bahwa kata kerja bahasa Jepang dibagi menjadi tiga grup. Sebagai gambaran cepat (mental model):
Grup 1: Godan (五段): Berakhiran dengan suku kata u, ku, gu, su, tsu, nu, bu, mu, ru. Perubahannya cukup banyak.
Grup 2: Ichidan (一段): Biasanya berakhiran dengan bunyi eru atau iru. Sangat mudah, tinggal buang hiragana ru di belakangnya.
Grup 3: Fukisoku/Irreguler (不規則): Hanya ada dua kata: 来
る (Kuru - Datang) dan する (Suru - Melakukan). Membutuhkan hafalan khusus.
⚠️ Hati-hati dengan Pengecualian!
Beberapa kata kerja berakhiran iru/eru sebenarnya termasuk Grup 1 (Godan). Contoh mematikan dari daftar ini antara lain: 入
る (Masuk), 走
る (Berlari), 要
る (Perlu), 知
る (Tahu), dan 帰
る (Pulang). Ingat baik-baik kata-kata ini!
Penting: Menguasai grup doushi sedini mungkin akan membantumu mempelajari materi Konjugasi Perubahan Bentuk Kata Kerja dan tata bahasa level dasar lainnya dengan jauh lebih cepat.
🎉 Bagus Sekali! Kamu sudah berhasil sampai di daftar ke-50. Tarik napas sebentar, minum segelas air, dan ayo kita lanjutkan mempelajari 50 kata penting lainnya!
⚠️ Hati-hati: Jangan sampai tertukar dengan いる (Ada) untuk makhluk hidup! 要る (Butuh) memiliki arti yang berbeda mutlak dan ia masuk ke dalam Grup 1 (Godan).
Banyak pembelajar pemula sering terjebak pada 3 kesalahan klasik berikut:
Kesalahan 1: Lupa Pengecualian Grup 1 (Godan). Seperti yang dibahas di awal, kata seperti 帰
る (Pulang), 入
る (Masuk), dan 要
る (Butuh) berakhiran eru/iru tapi mereka adalah Godan (Grup 1). Perubahannya menjadi Kaerimasu dan Hairimasu, bukanKaemasu / Haimasu.
Kesalahan 2: Tertukar antara Aru dan Iru. Seluruh orang Jepang membedakan keberadaan benda secara absolut. Aru (ある) hanya digunakan untuk benda mati dan tanaman (Buku, Meja, Pohon). Iru (いる) dipakai khusus untuk makhluk hidup yang bisa bergerak/berpindah sendiri (Manusia, Hewan).
Kesalahan 3: Berlebihan Menggunakan Suru. Pemula sering menempelkan shimasu pada semua kata (misal: 勉強
をします). Meskipun bisa dimengerti, jauh lebih natural menggunakan variasi bentuk kamus gabungannya: 勉強
する (Benkyou suru). Coba hafalkan kata kerja tunggalnya bila ada.
3. Transitif vs Intransitif (Ta-doushi vs Ji-doushi)#
Dalam bahasa Jepang, banyak kata kerja lahir seperti “anak kembar”. Memahami perbedaannya sangat penting untuk penentuan partikel.
Transitif (Ta-doushi): Kata kerja yang butuh objek sasaran. Ada subjek aktif yang melakukan aksi. Ditandai dengan partikel を (o).
Intransitif (Ji-doushi): Kata kerja yang terjadi dengan sendirinya atau mendeskripsikan keadaan otomatis tanpa campur tangan langsung. Ditandai dengan partikel が (ga).
Setelah kamu berhasil menguasai 100 kosakata esensial ini, langkah apa yang paling strategis untuk diambil selanjutnya?
Praktik Konjugasi Perubahan Bentuk: Pelajari cara mengubah 100 kata ini lintas dimensi waktu. Mulailah berlatih Bentuk Te (Te-form) dan bentuk Negatif Sopan.
Eksplorasi JLPT N5 Grammar: Gunakan kosakata verb ini untuk mempraktikkan susunan tata bahasa dasar JLPT. Terapkan pada form Ingin Melakukan (~たい) atau bentuk Mengajak (~ましょう).
Kuasai Pasangan Kosakata Sifat: Kalimat yang hebat butuh deskripsi yang kaya. Beralihlah ke daftar 100 Kata Sifat Bahasa Jepang (Keiyoushi) untuk melengkapi senjatamu!
FAQ (Pertanyaan Seputar Kata Kerja Bahasa Jepang)#
Berapa jumlah grup kata kerja (doushi) dalam bahasa Jepang?
Kata kerja bahasa Jepang dibagi ke dalam 3 Grup Utama: Grup 1 (Godan), Grup 2 (Ichidan), dan Grup 3 (Irreguler/Fukisoku). Menguasai pembagian grup ini penting sebelum mempelajari perubahan bentuk waktu (seperti bentuk lampau) maupun bentuk Te (Te-form).
Apa itu verb Godan?
Godan (五段) adalah kata kerja Grup 1 di mana suku kata terakhirnya bisa diubah atau bergeser ke lima rute bunyi huruf hidup/vokal (a, i, u, e, o) di lajur Kana saat dikonjugasikan. Semua kata kerja dengan akhiran bahasa Jepang u, ku, gu, su, tsu, nu, bu, mu, ru berpeluang menjadi verb tipe Godan.
Apa perbedaan pasangan kata kerja seperti Deru dan Dasu?
Banyak sekali kata kerja bahasa Jepang memiliki pasangannya. Misalnya 出
る (Keluar) adalah kata kerja Intransitif / Ji-doushi, sedangkan pasangannya 出
す (Mengeluarkan) adalah kata kerja Transitif / Ta-doushi (membutuhkan objek). Begitu pula dengan 開
く (Terbuka) dengan 開
ける (Membuka).
Apa itu perubahan bentuk Te (Te-form)?
Bentuk Te (Te-form) adalah salah satu konjugasi dasar paling penting dalam bahasa Jepang. Bentuk ini digunakan untuk menghubungkan kalimat, merangkai urutan aktivitas, serta meminta tolong orang lain (menggunakan *kudasai*).
Bagaimana cara paling cepat menghafal kosakata doushi?
Jangan hanya dihafalkan, tapi gunakanlah dalam kalimat sehari-hari. Mulailah dari aktivitas harian yang rutin seperti bangun tidur (
起
きる), makan (
食
べる), bekerja (
働
く), dan tidur (
寝
る). Gunakan teknik merangkai kejadian berurutan dan praktikkan sesering mungkin.
Selamat! Jika kamu berhasil menyelesaikan 100 kata kerja bahasa Jepang dasar di atas, kamu secara fungsional sudah memiliki fondasi yang amat kuat untuk mulai membuat ekspresi action di percakapan sehari-hari. Sebagian besar daftar doushi di sini sangat sering muncul pada ujian JLPT N5 maupun JLPT N4.
💡 Tips Belajar: Jangan mencoba menghafal 100 kata sekaligus dalam satu waktu. Coba pelajari 1 hingga 2 bab aktivitas per pekan tanpa terburu-buru. Cobalah buatlah variasi kalimat sederhana versimu sendiri berdasarkan Contoh Kalimat, dan biasakan lidah serta memori mengingatnya perlahan-lahan.