Banyak pembelajar merasa sudah cukup percaya diri saat chat atau email, tapi langsung panik ketika telepon kantor berbunyi. Wajar. Di telepon, Anda tidak punya waktu lama untuk berpikir, tidak bisa membaca ekspresi lawan bicara, dan harus memilih keigo secara real-time.
Kabar baiknya, telepon bisnis Jepang sangat berpola. Kalau Anda hafal struktur inti + frasa wajib, Anda tidak perlu improvisasi liar. Artikel ini didesain seperti “playbook lapangan” supaya Anda bisa langsung pakai di dunia kerja.
Mengapa Keigo Telepon Sangat Penting?
Di kantor Jepang, telepon sering dianggap ujian pertama profesionalisme. Alasan utamanya:
- Penerima telepon mewakili seluruh perusahaan.
- Kesalahan kata bisa menimbulkan salah paham operasional.
- Nada dan pilihan keigo menunjukkan sikap kerja Anda.
Dalam praktik, penilaian lawan bicara biasanya terjadi dalam 5-10 detik pertama. Jadi pembuka telepon jauh lebih penting dibanding yang banyak orang bayangkan.
Kategori Keigo yang Digunakan di Telepon
Dalam situasi telepon bisnis, kombinasi keigo yang paling sering muncul adalah:
- 謙譲語 II ( 丁重語 ) untuk menjelaskan aksi pihak sendiri secara sopan (contoh: いたします, おります)
- 尊敬語 untuk menyebut aksi pihak lawan bicara (contoh: いらっしゃいますか, おっしゃる)
- 謙譲語 I saat aksi Anda diarahkan ke pihak terhormat (contoh: 伺 う)
- 丁寧語 sebagai fondasi ritme sopan (です/ます)
Telepon juga sangat terkait konsep ウチ (uchi)-ソト (soto): saat bicara dengan klien (soto), orang perusahaan Anda (uchi) tidak boleh ditinggikan berlebihan.
Struktur Alur Telepon Bisnis
Alur A: Menerima Telepon (Inbound)
- Pembuka standar perusahaan.
- Konfirmasi identitas penelpon.
- Konfirmasi pihak yang dituju.
- Transfer / sampaikan tidak ada.
- Titip pesan bila perlu.
- Tutup dengan ringkas dan sopan.
Alur B: Menelepon Keluar (Outbound)
- Salam + identitas perusahaan.
- Sebut nama diri dengan bentuk merendah.
- Minta tersambung ke pihak tujuan.
- Sampaikan tujuan telepon.
- Konfirmasi langkah berikutnya.
- Penutup formal.
Frasa Wajib Hafal (Telepon Core Pack)
| Situasi | Frasa Jepang | Kategori | Romaji | Arti Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| Menjawab telepon | お 電話 ありがとうございます。 | 丁寧語 | Odenwa arigatou gozaimasu. | Terima kasih atas teleponnya. |
| Memperkenalkan diri | 〜と 申 します。 | 謙譲語 II | 〜to moushimasu. | Saya bernama … (formal). |
| Menyebut unit kerja | 営業部 の〜でございます。 | 丁寧語 tinggi | Eigyoubu no 〜 de gozaimasu. | Saya dari divisi sales … |
| Menanyakan identitas caller | どちら 様 でいらっしゃいますか。 | 尊敬語 | Dochira-sama de irasshaimasu ka. | Dengan Bapak/Ibu siapa? |
| Menanyakan tujuan | ご 用件 を 伺 ってもよろしいでしょうか。 | KI + 丁寧語 | Go-youken o ukagatte mo yoroshii deshou ka. | Boleh kami tahu keperluannya? |
| Minta tunggu | 少々 お 待 ちください。 | 丁寧語 | Shoushou omachi kudasai. | Mohon tunggu sebentar. |
| Akan transfer | ただいまお 繋 ぎいたします。 | 謙譲語 II | Tadaima otsunagi itashimasu. | Akan saya sambungkan sekarang. |
| Orang tidak ada | 田中 は 席 を 外 しております。 | 謙譲語 II | Tanaka wa seki o hazushite orimasu. | Tanaka sedang tidak di meja. |
| Menitip pesan | ご 伝言 を 承 ります。 | 謙譲語 I | Go-dengon o uketamawarimasu. | Saya catat pesannya. |
| Akan telepon balik | 折 り 返 しご 連絡 いたします。 | 謙譲語 II | Orikaeshi go-renraku itashimasu. | Kami akan telepon balik. |
| Konfirmasi nomor | お 電話番号 を 確認 させていただけますか。 | KI + izin | Odenwa bangou o kakunin sasete itadakemasu ka. | Boleh kami konfirmasi nomor Anda? |
| Menutup | 失礼 いたします。 | 謙譲語 II | Shitsurei itashimasu. | Permisi (penutup formal). |
10 Contoh Kalimat Penting (3 Layer + Penanda Biru)
Contoh 1: Pembuka perusahaan
お
電話
ありがとうございます。
株式会社
Nusantara、
営業部
の
山田
でございます。
Odenwa arigatou gozaimasu. Kabushikigaisha Nusantara, eigyoubu no Yamada de gozaimasu.
Terima kasih atas teleponnya. Saya Yamada dari divisi sales Nusantara, dengan hormat.
Contoh 2: Menanyakan identitas penelpon
恐
れ
入
りますが、どちら
様
でいらっしゃいますか。
Osoreirimasu ga, dochira-sama de irasshaimasu ka.
Mohon maaf, boleh tahu dengan Bapak/Ibu siapa?
Contoh 3: Menyambungkan telepon
ただいまお
繋
ぎいたします。
Tadaima otsunagi itashimasu.
Akan saya sambungkan sekarang.
Contoh 4: Orang tidak ada di tempat
田中
はただいま
席
を
外
しております。
Tanaka wa tadaima seki o hazushite orimasu.
Tanaka saat ini sedang tidak di meja (dengan gaya sopan).
Contoh 5: Menawarkan catat pesan
よろしければ、ご
伝言
を
承
ります。
Yoroshikereba, go-dengon o uketamawarimasu.
Jika berkenan, kami catat pesan Anda.
Contoh 6: Menjanjikan callback
戻
り
次第
、
折
り
返
しご
連絡
いたします。
Modori shidai, orikaeshi go-renraku itashimasu.
Begitu kembali, kami akan menghubungi balik.
Contoh 7: Menelepon keluar
株式会社
Nusantaraの
山田
と
申
します。
Kabushikigaisha Nusantara no Yamada to moushimasu.
Saya bernama Yamada dari Nusantara.
Contoh 8: Meminta berbicara dengan pihak tujuan
田中
様
はいらっしゃいますでしょうか。
Tanaka-sama wa irasshaimasu deshou ka.
Apakah Bapak/Ibu Tanaka sedang tersedia?
Contoh 9: Salah sambung
失礼
いたしました。
番号
を
間違
えました。
Shitsurei itashimashita. Bangou o machigaemashita.
Mohon maaf, kami salah nomor.
Contoh 10: Penutup telepon
お
忙
しいところありがとうございました。
失礼
いたします。
Oisogashii tokoro arigatou gozaimashita. Shitsurei itashimasu.
Terima kasih atas waktunya. Kami permisi.
5 Dialog Telepon Bisnis (Situasi Nyata)
Dialog 1 — Inbound Standar
A (Penerima / Anda):
お
電話
ありがとうございます。
株式会社
Nusantara、
総務部
の
佐藤
でございます。
B (Penelpon):
ABC
商事
の
田中
と
申
します。
山田
様
はいらっしゃいますか。
A:
少々
お
待
ちください。
確認
いたします。
Anotasi:
- Pembuka “お 電話 ありがとうございます” memberi kesan profesional sejak awal.
- “〜でございます” menaikkan tingkat kesopanan.
- “いらっしゃいますか” dipakai untuk pihak lawan (sonkeigo).
Dialog 2 — Orang Tujuan Tidak Ada
A:
申
し
訳
ございません。
山田
はただいま
席
を
外
しております。
B:
では、
戻
られましたらお
電話
を
頂
けますか。
A:
かしこまりました。
折
り
返
しご
連絡
いたします。
念
のためお
電話番号
を
確認
してもよろしいでしょうか。
Anotasi:
- Menyebut kolega internal dengan bentuk uchi: “ 山田 は…” tanpa honorifik tambahan.
- “かしこまりました” lebih formal daripada “ 承知 しました” di konteks layanan.
Dialog 3 — Outbound ke Klien
A (Anda):
いつもお
世話
になっております。
株式会社
Nusantaraの
佐藤
と
申
します。
田中
様
はいらっしゃいますでしょうか。
B (Resepsionis):
少々
お
待
ちください。
確認
いたします。
A:
ありがとうございます。
Anotasi:
- Ini format outbound paling aman: salam tetap + identitas + permintaan sambung.
- Hindari pembuka kasual seperti もしもし untuk konteks bisnis resmi.
Dialog 4 — Menangani Keluhan (Complaint) dengan Tenang
B (Klien):
先日
の
納品
について
確認
したいです。
A (Anda):
申
し
訳
ございません。
状況
を
確認
の
上
、すぐにご
案内
いたします。
B:
お
願
いします。
A:
お
手数
をおかけいたしますが、
少々
お
待
ちください。
Anotasi:
- Saat complaint, urutan terbaik: minta maaf -> janji verifikasi -> beri tindakan.
- Jangan defensif dulu; fokus ke langkah penyelesaian.
Dialog 5 — Salah Sambung tapi Tetap Profesional
A:
いつもお
世話
になっております。
株式会社
Nusantaraの
佐藤
と
申
します。
経理部
の
高橋
様
はいらっしゃいますでしょうか。
B:
恐
れ
入
りますが、こちらに
高橋
はおりません。
A:
失礼
いたしました。
番号
を
間違
えました。ありがとうございました。
Anotasi:
- Salah nomor tetap harus ditutup sopan dan singkat.
- Jangan langsung menutup tanpa “ 失礼 いたしました”.
Skrip Siap Pakai (Copy-Paste)
Skrip A — Menjawab Telepon
お
電話
ありがとうございます。
株式会社
Nusantara、
営業部
の
山田
でございます。
Skrip B — Menyambungkan
かしこまりました。
ただいまお
繋
ぎいたします。
少々
お
待
ちください。
Skrip C — Orang Tidak Ada + Titip Pesan
申
し
訳
ございません。
田中
は
席
を
外
しております。
よろしければ、ご
伝言
を
承
ります。
戻
り
次第
、
折
り
返
しご
連絡
いたします。
Skrip D — Menelepon Keluar
いつもお
世話
になっております。
株式会社
Nusantaraの
山田
と
申
します。
田中
様
はいらっしゃいますでしょうか。
Aturan Uchi-Soto di Telepon (Wajib Paham)
Ini sumber kesalahan terbesar pembelajar.
Prinsip inti
Saat bicara dengan pihak luar (soto), orang kantor Anda sendiri adalah uchi. Maka:
- Jangan meninggikan uchi dengan sonkeigo berlebihan.
- Gunakan bentuk merendah/sopan saat menyebut uchi.
Contoh salah vs benar
| Kurang Tepat (ke klien) | Lebih Tepat | Alasan |
|---|---|---|
| 田中部長 はいらっしゃいます。 | 田中 は 席 を 外 しております。 | Jangan meninggikan pihak internal ke eksternal |
| 社長 がお 話 しします。 | 社長 が 申 し 上 げます。 | Uchi/soto mempengaruhi pilihan bentuk |
| 課長 がおっしゃいました。 | 課長 が 申 しておりました。 | Gunakan KII untuk laporan internal ke klien |
Catatan: dalam institusi tertentu (misalnya sekolah), penggunaan bisa dipengaruhi norma lokal. Namun untuk bisnis umum, pola uchi-soto di atas adalah baseline aman.
Tips Nada Bicara: Jangan Cuma Kata, Tapi Delivery
Pedoman resmi juga menekankan bahwa bahasa sopan tanpa sikap yang sesuai akan terdengar kosong. Di telepon, ini berarti:
- Bicara sedikit lebih lambat dari tempo kasual.
- Beri jeda setelah frasa kunci (nama, angka, jam).
- Ulangi informasi kritis (nomor telepon, nama, deadline).
- Hindari suara “terburu-buru” saat meminta lawan bicara menunggu.
Contoh konfirmasi angka:
- お 電話番号 は、090-1234-5678でよろしいでしょうか。
Kesalahan Umum di Telepon + Perbaikannya
| Kesalahan | Contoh | Perbaikan |
|---|---|---|
| Terlalu kasual | もしもし、 山田 です。 | お 電話 ありがとうございます。〜でございます。 |
| Salah arah hormat | 部長 はいらっしゃいます(ke klien) | 部長 は 席 を 外 しております |
| Permintaan terlalu direct | ちょっと 待 ってください | 少々 お 待 ちください |
| Jawaban ambigu | はい、わかりました | かしこまりました / 承知 いたしました |
| Tidak ada konfirmasi | じゃ、 伝 えます | 折 り 返 しご 連絡 いたします |
Situasi Sulit: Skrip Darurat yang Wajib Siap
Di dunia nyata, panggilan jarang selalu mulus. Kadang suara putus, lawan bicara terlalu cepat, atau informasi belum bisa Anda berikan. Bagian ini fokus ke kalimat darurat agar Anda tetap sopan sambil menjaga akurasi.
1) Saat suara tidak jelas
Gunakan pola minta ulang yang sopan, bukan “eh, nggak kedengeran”.
- 恐 れ 入 ります、 少 しお 声 が 聞 き 取 りにくいのですが、もう 一度 お 願 いできますか。
- 通信 の 関係 で、 音声 が 途切 れております。
2) Saat perlu waktu cek data
Jangan diam lama di telepon. Beri status dengan jelas:
- 確認 に1 分 ほどお 時間 を 頂 けますでしょうか。
- 担当 部署 へ 確認 の 上 、すぐにご 案内 いたします。
3) Saat hold terlalu lama
Jika lewat 30-60 detik, kembali ke line dan update:
- お 待 たせして 申 し 訳 ございません。 確認 にもう 少々 お 時間 を 頂戴 できますでしょうか。
- 一度 こちらから 折 り 返 しご 連絡 してもよろしいでしょうか。
4) Saat tidak bisa memberi informasi
Tetap sopan, jelaskan batasan, dan beri alternatif:
- 恐 れ 入 りますが、 個人情報 の 関係 で 電話 ではお 答 えできかねます。
- よろしければ、 担当者 より 改 めてご 連絡 いたします。
5) Saat caller marah
Urutan aman: dengarkan -> akui -> minta maaf -> tindakan konkret.
Kalimat inti:
- ご 不便 をおかけし、 誠 に 申 し 訳 ございません。
- 状況 を 確認 し、 本日中 に 対応方針 をご 連絡 いたします。
6 Contoh Kalimat Darurat (3 Layer + Biru)
Darurat 1: Suara putus-putus
恐
れ
入
ります、
音声
が
途切
れております。
Osoreirimasu, onsei ga togirete orimasu.
Mohon maaf, suara terputus-putus.
Darurat 2: Minta ulang informasi
もう
一度
、お
願
いできますか。
Mou ichido, onegai dekimasu ka.
Boleh diulangi sekali lagi?
Darurat 3: Perlu cek internal
確認
のため、
少々
お
時間
をいただけますでしょうか。
Kakunin no tame, shoushou ojikan o itadakemasu deshou ka.
Untuk pengecekan, boleh kami minta waktu sebentar?
Darurat 4: Menolak info sensitif via telepon
電話
では
回答
いたしかねます。
Denwa de wa kaitou itashikanemasu.
Kami tidak dapat menjawab melalui telepon.
Darurat 5: Janji callback
担当者
より
折
り
返
しご
連絡
いたします。
Tantousha yori orikaeshi go-renraku itashimasu.
Staf terkait akan menghubungi balik.
Darurat 6: Penutup sopan setelah isu
ご
迷惑
をおかけし、
誠
に
申
し
訳
ございません。
Go-meiwaku o okake shi, makoto ni moushiwake gozaimasen.
Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini.
Checklist Operasional Sebelum Angkat Telepon
Supaya performa Anda stabil, cek 20 detik ini sebelum shift:
- Catatan frasa pembuka ada di depan mata.
- Daftar nama internal + jabatan siap.
- Nomor ekstensi tim penting mudah diakses.
- Template catat pesan (nama, nomor, waktu, inti pesan) siap.
- Pena dan notepad selalu di posisi sama.
Format Catat Pesan (Praktis)
- 会社名 / 氏名 :
- 電話番号 :
- 日時 :
- 用件 :
- 折 り 返 し 希望 : 有 / 無 し
FAQ Singkat untuk Keigo Telepon
Q1. Apakah もしもし selalu salah di kantor?
Untuk telepon bisnis formal, sebaiknya hindari もしもし sebagai pembuka utama. Format yang lebih aman adalah “お 電話 ありがとうございます” + identitas perusahaan.
Q2. Mana lebih aman: かしこまりました atau 承知 いたしました?
Dua-duanya sopan. Dalam konteks layanan pelanggan, かしこまりました sering terdengar lebih service-oriented. Untuk komunikasi internal formal, 承知 いたしました juga sangat aman.
Q3. Saat bicara ke klien tentang atasan sendiri, boleh pakai 部長 様 ?
Umumnya tidak dianjurkan. Dalam pola uchi-soto bisnis, sebut pihak internal secara netral (misalnya nama + “は 席 を 外 しております”).
Q4. Kapan pakai させていただく di telepon?
Pakai secukupnya saat benar-benar ada nuansa izin/manfaat, misalnya saat meminta izin mengulang nomor atau menunda jawaban. Jika tidak perlu, bentuk sederhana seperti いたします biasanya lebih natural dan ringkas.
Latihan 10 Menit per Hari (Supaya Refleks)
Menit 1-3
Baca keras Skrip A dan Skrip B.
Menit 4-6
Latih satu dialog “orang tidak ada” sambil ganti nama/jabatan.
Menit 7-8
Drill angka dan nama: nomor telepon, jam meeting, nama divisi.
Menit 9-10
Rekam suara, cek tiga hal:
- Apakah pembuka konsisten?
- Apakah Anda menyebut uchi dengan bentuk aman?
- Apakah penutup selalu pakai 失礼 いたします?
Rencana Latihan 7 Hari (Agar Progres Terukur)
Kalau Anda ingin peningkatan yang jelas, gunakan pola mingguan sederhana ini:
- Hari 1: hafalkan pembuka + penutup sampai otomatis.
- Hari 2: fokus situasi transfer dan hold.
- Hari 3: fokus skenario “orang tidak ada” dan titip pesan.
- Hari 4: latihan outbound call untuk janji meeting.
- Hari 5: drill angka, jam, nama departemen, dan ejaan nama perusahaan.
- Hari 6: role-play 5 dialog penuh tanpa melihat teks.
- Hari 7: rekam simulasi 3 menit, evaluasi, lalu ulang bagian yang masih tersendat.
Target mingguan yang realistis:
- Pembuka telepon stabil dalam 5 detik pertama.
- Tidak mencampur bentuk kasual saat situasi formal.
- Bisa menyampaikan pesan balik tanpa kehilangan detail.
- Mampu menutup telepon secara konsisten dan sopan.
Dengan pola ini, Anda tidak hanya “hafal frasa”, tapi benar-benar membangun refleks kerja. Itu yang paling penting saat telepon masuk mendadak dan Anda harus tetap tenang.
Kosakata Baru
| Kanji-Kana | Romaji | Arti | Jenis Kata |
|---|---|---|---|
| 電話 | Denwa | Telepon | Kata Benda |
| 応対 | Outai | Menangani (panggilan) | Kata Benda / Suru |
| 用件 | Youken | Keperluan | Kata Benda |
| 伝言 | Dengon | Pesan titipan | Kata Benda |
| 折 り 返 し | Orikaeshi | Balik (call back) | Kata Benda |
| 席 を 外 す | Seki o hazusu | Tidak berada di meja | Ungkapan |
| かしこまりました | Kashikomarimashita | Baik (sangat formal) | Ungkapan |
| 承知 いたしました | Shouchi itashimashita | Baik, dipahami | Ungkapan |
| 失礼 いたします | Shitsurei itashimasu | Permisi (penutup formal) | Ungkapan |
| 恐 れ 入 りますが | Osoreirimasu ga | Mohon maaf, namun… | Ungkapan |
| 繋 ぐ | Tsunagu | Menyambungkan | Kata Kerja |
| 確認 | Kakunin | Konfirmasi | Kata Benda / Suru |
Kesimpulan
Telepon bisnis Jepang terasa sulit di awal karena ritmenya cepat. Tapi justru karena sangat berpola, Anda bisa cepat naik level kalau latihan dengan skrip standar.
Kunci utamanya:
- Kuasai pembuka dan penutup tetap.
- Pahami uchi-soto saat menyebut orang internal ke klien.
- Gunakan sonkeigo untuk lawan bicara, dan kenjougo/teineigo untuk pihak sendiri.
- Biasakan konfirmasi ulang detail penting sebelum menutup.
Jika Anda bisa menjalankan 5 dialog dalam artikel ini tanpa berhenti, itu sudah modal kuat untuk kerja nyata di perusahaan Jepang.
Baca Juga: