Pengantar
Pola によると dipakai untuk menyampaikan informasi berdasarkan sumber tertentu. Dalam bahasa Indonesia, padanan paling umum adalah “menurut …” atau “berdasarkan …”.
Di JLPT N3, pola ini sangat penting karena sering muncul di teks berita, laporan, dan percakapan formal. Dengan pola ini, pembicara menunjukkan bahwa informasi bukan pendapat pribadi murni, tetapi berasal dari sumber luar.
Rumus Pembentukan
- Nomina (sumber) + によると + informasi
- Bentuk variasi: Nomina + によれば
Pasangan yang sering muncul:
- ~によると、~そうです
- ~によると、~らしい
- ~によると、~ということです
Catatan:
- Sumber bisa berupa orang, media, dokumen, data, atau hasil survei.
- Pola ini menekankan asal informasi, bukan kepastian mutlak isinya.
Penjelasan Detail & Nuansa
1. Menandai Sumber Informasi
Fungsi utama によると adalah menunjukkan rujukan asal berita atau klaim.
2. Umum dalam Bahasa Informasi
Pola ini banyak dipakai dalam konteks formal seperti berita, laporan penelitian, dan presentasi.
3. Membuat Pernyataan Lebih Objektif
Dengan menyebut sumber, kalimat terdengar lebih netral karena tidak mengklaim bahwa pembicara melihat langsung fakta tersebut.
4. Beda dengan では
では juga bisa berarti “menurut” dalam beberapa konteks percakapan, tetapi によると lebih jelas sebagai penanda sumber informasi terstruktur.
5. Beda dengan そうだ
そうだ hanya menunjukkan hearsay. によると menambahkan identitas sumber sebelum hearsay tersebut.
6. Variasi によれば
Bentuk によれば memiliki fungsi hampir sama, dengan nuansa lebih formal dalam tulisan tertentu.
Strategi Penggunaan Pola
Untuk menguasai pola ini, biasakan menulis kalimat berita sederhana dengan format: sumber + によると + informasi. Ulangi dengan sumber berbeda seperti data, guru, media, atau laporan resmi.
Dalam JLPT reading, jika Anda melihat によると, fokuskan perhatian pada jenis sumbernya. Kredibilitas dan jenis sumber sering memengaruhi interpretasi isi kalimat.
Dalam speaking, pola ini membuat opini Anda terdengar lebih bertanggung jawab karena menyebut dasar informasi secara jelas.
Perbandingan Pola Serupa
| Pola | Fungsi | Nuansa |
|---|---|---|
| ~によると | Menurut sumber | Informasional, terstruktur |
| ~によれば | Menurut (varian) | Sedikit lebih formal |
| ~そうだ | Katanya | Hearsay tanpa identitas sumber eksplisit |
| ~では | Menurut (kasual tertentu) | Lebih ringan, konteks terbatas |
Kesalahan Umum (Pitfall)
Menggunakan によると tanpa menyebut sumber. Pola ini harus punya rujukan jelas agar kalimatnya lengkap.
Menyamakan sumber hearsay dengan fakta mutlak. によると menunjukkan asal informasi, bukan jaminan kebenaran absolut.
Menukar dengan によって. によって punya fungsi berbeda (cara, sebab, variasi), jadi jangan dicampur.
Lupa mencocokkan register. Dalam tulisan formal, pasangan dengan そうです/ということです biasanya lebih natural.
Catatan Tambahan Penggunaan
Di dunia profesional, menyebut sumber adalah keterampilan penting. Pola によると membantu menyampaikan informasi secara akurat dan mengurangi risiko salah paham.
Dalam presentasi akademik, pola ini juga menjaga objektivitas karena Anda tidak berbicara seolah semua data berasal dari asumsi pribadi.
Jika Anda konsisten melatih pola ini, kemampuan membaca dan menyampaikan informasi berbasis sumber akan meningkat kuat di level N3.
FAQ
Apa itu pola によると (Ni Yoru To)?
Pola によると (Ni Yoru To) adalah pola tata bahasa Jepang level N3 yang dipakai sesuai fungsi konteks kalimat.
Kapan pola によると (Ni Yoru To) digunakan?
Pola によると (Ni Yoru To) digunakan saat konteks kalimat membutuhkan makna inti sesuai rumus pembentukannya.
Apa nuansa utama pola によると (Ni Yoru To) dalam kalimat?
Nuansa utama pola によると (Ni Yoru To) biasanya terlihat dari hubungan antarklausa dan posisi pola di kalimat.
Apa kesalahan umum saat memakai pola によると (Ni Yoru To)?
Kesalahan umum adalah menukar pola serupa, salah bentuk akhir, atau salah membaca konteks penggunaannya.
Bagaimana cara cepat menguasai pola によると (Ni Yoru To) untuk JLPT N3?
Cara cepatnya adalah mengelompokkan contoh, membandingkan pola serupa, lalu berlatih soal reading dan grammar secara rutin.
Percakapan Singkat
Contoh Kalimat
Kesimpulan
Pola によると adalah grammar N3 penting untuk menyatakan informasi berdasarkan sumber. Kunci penggunaannya ada pada kejelasan rujukan, nuansa objektif, dan pemilihan pasangan ekspresi yang tepat.
Lihat daftar lengkap Tata Bahasa JLPT N3.