Pengantar

Pola ふりをする berarti “berpura-pura”. Penutur menampilkan sikap tertentu di luar, padahal kondisi sebenarnya berbeda. Pada level N3, pola ini sering muncul dalam percakapan sosial, narasi, dan soal reading yang membahas niat tersembunyi tokoh.

Inti maknanya adalah kontras antara tampilan luar dan kenyataan batin. Karena itu, ふりをする dapat dipakai untuk konteks ringan (misalnya bercanda) maupun konteks serius (misalnya menutupi informasi).

Ilustrasi fungsi dasar:

Rumus Pembentukan

Rumus umum:

  • Kata kerja bentuk biasa + ふりをする
  • Kata sifat + ふりをする
  • Kata benda + + ふりをする

Contoh bentuk:

  • () らないふりをする
  • 元気(げんき) なふりをする
  • 先生(せんせい) のふりをする

Pola ini dapat dikonjugasikan seperti kata kerja する, misalnya ふりをした, ふりをしている, atau ふりをしない.

Penjelasan Detail & Nuansa

ふりをする menandai aksi sadar dari pelaku untuk menampilkan citra tertentu. Artinya, ada unsur niat, bukan sekadar salah paham biasa.

Dalam banyak konteks, pola ini dipakai untuk menghindari situasi sulit: pura-pura tidak dengar, pura-pura tidak tahu, atau pura-pura sibuk. Namun nuansanya tidak selalu negatif. Kadang dipakai sebagai strategi menjaga perasaan lawan bicara.

Ilustrasi lanjutan:

Pola ini sering muncul dalam analisis karakter pada teks naratif. Ketika penulis ingin menunjukkan konflik batin tanpa mengatakannya secara langsung, ふりをする menjadi alat yang sangat efektif.

Perbandingan Pola Serupa

~ふりをする vs ~ように見せる

  • ~ように + () せる menekankan “membuat terlihat seperti” dari sisi efek yang ditampilkan.
  • ~ふりをする menekankan tindakan berpura-pura yang dilakukan pelaku.

~ふりをする vs ~つもりで

  • ~つもりで menekankan niat atau posisi mental.
  • ~ふりをする menekankan perilaku luar yang tidak sesuai kenyataan.

~ふりをする vs っぽい

  • っぽい menyatakan kesan “terlihat seperti” tanpa harus ada niat berpura-pura.
  • ~ふりをする menyiratkan unsur sengaja.

~ふりをする vs ~わけではない

  • ~わけではない menegaskan “bukan berarti”.
  • ~ふりをする menggambarkan aksi menampilkan keadaan palsu.

Kesalahan Umum (Pitfall)

  1. Salah bentuk sebelum ふりをする
    Pastikan bentuk kata sesuai jenisnya (kata benda perlu , kata sifat-na perlu ).

  2. Menyamakan dengan kebohongan langsung
    ふりをする bisa lebih situasional dan tidak selalu sekeras tuduhan berbohong.

  3. Melupakan unsur niat pelaku
    Pola ini menuntut aksi sadar untuk menampilkan kesan tertentu.

  4. Dipakai tanpa kontras realitas
    Jika tampilan dan kenyataan sama, pola ini tidak tepat.

  5. Dipakai terlalu frontal dalam percakapan sensitif
    Ungkapan ini bisa terdengar menuduh jika diarahkan langsung tanpa konteks.

Catatan Ujian JLPT

Dalam JLPT N3, ふりをする sering muncul pada dialog sosial dan bacaan naratif. Pertanyaan biasanya menguji apakah Anda menangkap perbedaan antara apa yang ditunjukkan tokoh dan apa yang sebenarnya dirasakan.

Strategi cepat:

  1. Cari dua lapisan makna: tampilan luar vs keadaan nyata.
  2. Perhatikan apakah tindakan itu disengaja.
  3. Cek relasi antartokoh untuk menilai apakah nuansanya netral, sopan, atau negatif.
  4. Bandingkan dengan pola sejenis seperti ~つもりで bila opsi soal tampak mirip.

Latihan efektif adalah menulis pasangan kalimat “tampilan” dan “kenyataan” untuk satu situasi yang sama. Metode ini membantu Anda memproduksi dan memahami ふりをする secara konsisten.

FAQ

Apa itu ~ふりをする?

~ふりをする adalah pola untuk menyatakan tindakan berpura-pura menampilkan keadaan tertentu.

Apa bedanya ~ふりをする dan bohong biasa?

~ふりをする fokus pada tindakan menampilkan kesan tertentu, sedangkan bohong biasa tidak selalu menekankan perilaku pura-pura.

Bagaimana bentuk dasar pola ini pada kata benda?

Untuk kata benda, gunakan bentuk N + の + ふりをする.

Apakah ~ふりをする selalu bermakna negatif?

Tidak selalu. Dalam beberapa konteks, pola ini bisa dipakai sebagai strategi menjaga situasi sosial.

Apa bedanya ~ふりをする dan ~ように見せる?

~ように() せる fokus pada efek tampilan, sedangkan ~ふりをする fokus pada aksi berpura-pura oleh pelaku.

Bagaimana cara cepat mengenali pola ini di soal JLPT?

Cari petunjuk bahwa tokoh sengaja menampilkan sikap tertentu yang berbeda dari kondisi sebenarnya.

Percakapan Singkat

Salah Paham di Kelas
Dua siswa membahas teman yang tampak pura-pura paham materi.
A
Sakki Tanaka san, wakatta furi o shite unazuite ita ne.
Tadi Tanaka mengangguk sambil pura-pura paham ya.
B
Un. Shitsumon shinikui fun'iki da to, dare demo shitte iru furi o shigachi da yo.
Iya. Kalau suasananya sulit buat bertanya, siapa pun jadi cenderung pura-pura tahu.
A
Sore nara, tsugi kara wa wakaranai furi o shinaide, kakunin shinagara susumeyou.
Kalau begitu, mulai berikutnya jangan pura-pura paham, kita cek sambil jalan.

Contoh Kalimat

Neta furi o shite, kaiwa o kiite imashita.
Saya pura-pura tidur sambil mendengarkan percakapan.
Kikoenai furi o shita kedo, zenbu kikoete imashita.
Saya pura-pura tidak dengar, padahal semuanya terdengar.
Shitte iru furi o suru to, shitsumon sareta toki ni komarimasu.
Kalau pura-pura tahu, kita akan kesulitan saat ditanya.
Byouki no furi o shite, gakkou o yasunde wa ikemasen.
Tidak boleh pura-pura sakit untuk bolos sekolah.
Genki na furi o shite ita keredo, hontou wa tsukarete imashita.
Dia pura-pura baik-baik saja, padahal sebenarnya lelah.
Kyaku no furi o shite mise ni hairu no wa, shitsurei desu.
Masuk toko dengan berpura-pura jadi pelanggan itu tidak sopan.
Wakatta furi o shita node, ato de setsumei o kiki naoshimashita.
Karena tadi pura-pura paham, akhirnya saya minta penjelasan ulang.
Tanin no furi o shite toori sugiru no wa, kankei o waruku shimasu.
Pura-pura jadi orang asing lalu lewat begitu saja bisa merusak hubungan.

Ringkasan

Pola ふりをする adalah grammar N3 penting untuk menyatakan tindakan berpura-pura melalui kontras antara tampilan dan kenyataan. Kunci penguasaannya ada pada ketepatan bentuk sebelum ふりをする, pemahaman niat pelaku, dan sensitivitas konteks sosial. Jika dikuasai, pola ini sangat membantu reading naratif, listening sosial, dan speaking yang lebih natural.