Pengantar

それにしても digunakan sebagai kata sambung (conjunction) untuk menghubungkan dua bagian informasi yang saling terkait. Dalam bahasa Indonesia, nuansanya dekat dengan “walaupun begitu”, “meskipun demikian”, atau “biarpun begitu”.

Poin pentingnya bukan sekadar kontras. Penutur biasanya sudah menerima fakta pertama, lalu memberi komentar kedua yang terasa mengejutkan, berlebihan, atau tetap sulit diterima.

Dalam praktik N2, nuansa evaluatif ini sering dibandingkan dengan わけにはいかない, というわけではない, dan よっぽど agar batas maknanya makin jelas.

Rumus Pembentukan

  • Kalimat A。それにしても、Kalimat B。
  • Kalimat A が/けど。それにしても、Kalimat B。

Penjelasan Detail

  1. Pengakuan lalu evaluasi: Bagian A diakui sebagai fakta, tetapi bagian B menunjukkan reaksi emosional penutur.
  2. Nuansa subjektif: Sering terdengar sebagai komentar pribadi, bukan sekadar laporan netral.
  3. Dipakai di lisan dan tulisan ringan: Cocok untuk dialog sehari-hari, opini, dan narasi.
  4. Posisi fleksibel: Bisa muncul di awal kalimat kedua, kadang dengan jeda koma untuk menandai penekanan.

Ilustrasi Penggunaan

  1. Reaksi cuaca ekstrem:

    Kalimat:

  2. Komentar situasi rapat:

    Kalimat:

  3. Evaluasi biaya:

    Kalimat:

Ketiga contoh ini memperlihatkan bahwa それにしても muncul setelah fakta awal sudah diterima, lalu disusul komentar evaluatif penutur.

Strategi Penggunaan Pola

Saat membaca soal JLPT N2, cari dua elemen ini: fakta awal yang diakui, lalu komentar lanjutan yang bernada evaluatif. Jika bagian kedua terdengar seperti reaksi pribadi (heran, protes, kagum), peluang besar jawabannya adalah それにしても.

Untuk latihan speaking, gunakan pola ini setelah menyebut konteks dulu. Contohnya: “Saya tahu X benar, tetapi…”. Dengan pola seperti ini, kalimat terdengar natural dan tidak terputus.

Perbandingan Pola Serupa

PolaNuansaContoh Singkat
それにしてもKontras + komentar subjektif(あつ) い。それにしても(あつ) すぎる
しかしKontras logis formal(あつ) い。しかし 外出(がいしゅつ) する
でもKontras kasual ringan(あめ) だ。でも()

Untuk memperjelas perbedaan nuansa saat latihan N2, bandingkan pola ini dengan なかなか~ない dan よっぽど, lalu fokuskan pada fungsi pragmatisnya dalam kalimat.

Kesalahan Umum (Pitfall)

  1. Menganggap それにしても sama dengan partikel kontras netral seperti . Pada banyak konteks, それにしても membawa rasa “tetap saja” atau “kok bisa segitunya”, sehingga lebih evaluatif.

  2. Memakai pola ini tanpa konteks sebelumnya. Karena fungsi utamanya merespons informasi A, kalimat akan terasa janggal jika tidak ada premis yang jelas.

  3. Memakainya di register yang terlalu formal. Untuk tulisan akademik sangat formal, pola kontras lain kadang lebih tepat agar nada tetap objektif.

FAQ

Apa itu pola それにしても (Sore ni shite mo)?

Pola それにしても (Sore ni shite mo) adalah pola tata bahasa Jepang level N2 yang digunakan untuk fungsi makna tertentu sesuai konteks kalimat.

Kapan pola それにしても (Sore ni shite mo) biasanya dipakai?

Pola それにしても (Sore ni shite mo) dipakai ketika hubungan makna antarklausa sesuai dengan rumus pembentukannya dalam kalimat.

Apa nuansa utama pola それにしても (Sore ni shite mo) dalam konteks JLPT N2?

Nuansa utamanya terlihat dari register, posisi pola, dan efek pragmatis yang muncul pada kalimat lengkap.

Apa perbedaan pola それにしても (Sore ni shite mo) dengan pola yang mirip?

Perbedaannya umumnya terletak pada fokus makna, tingkat formalitas, dan apakah pola menekankan sebab, kontras, atau evaluasi.

Apa kesalahan yang paling sering terjadi saat memakai pola それにしても (Sore ni shite mo)?

Kesalahan paling sering adalah menukar pola serupa, salah bentuk akhir, atau mengabaikan konteks sebelum dan sesudah pola.

Bagaimana cara efektif melatih pola それにしても (Sore ni shite mo) untuk ujian N2?

Latih dengan membaca contoh otentik, membandingkan pasangan pola serupa, lalu menerapkannya di soal reading dan grammar N2.

Contoh Kalimat

Kare wa okureru to wa itte ita ga, sore ni shite mo ososugiru.
Dia memang bilang akan terlambat, tetapi walaupun begitu ini terlalu lama.
Kyou wa atsui to kiite ita ga, sore ni shite mo atsui desu ne.
Saya sudah dengar hari ini panas, tetapi walaupun begitu panasnya keterlaluan.
Kare wa benkyou shite inai sou da ga, sore ni shite mo seiseki ga yosugiru.
Katanya dia tidak belajar, meskipun demikian nilainya terlalu bagus.
Toukyou wa bukka ga takai. Sore ni shite mo, kono mise wa takasugiru.
Harga di Tokyo memang tinggi, tetapi walaupun begitu toko ini terlalu mahal.
Basu ga konai ne. Sore ni shite mo, hito ga ooi.
Busnya belum datang, walaupun begitu orang-orang sudah sangat banyak.
Yoku taberu ne. Sore ni shite mo, zenzen futoranai no wa naze?
Kamu makan banyak sekali, meskipun demikian kenapa tidak gemuk sama sekali?
Kare ga hannin da to iu koto wa wakatta. Sore ni shite mo, dou yatte heya ni haitta n darou.
Saya paham dia pelakunya, meskipun demikian bagaimana dia bisa masuk ke kamar?
Nihon no natsu wa mushiatsui to shitte ita ga, sore ni shite mo korehodo to wa omowanakatta.
Saya tahu musim panas Jepang lembap dan panas, tetapi walaupun begitu tidak menyangka separah ini.
Isogashii no wa wakaru kedo, sore ni shite mo renraku gurai kuretemo ii noni.
Saya mengerti kamu sibuk, tetapi walaupun begitu setidaknya beri kabar.
Fukeiki da to wa kiite ita ga, sore ni shite mo kyaku ga sukunai.
Saya sudah dengar ekonomi lesu, meskipun demikian pelanggannya sangat sedikit.
Kare no hanashi wa itsumo nagai. Sore ni shite mo, kyou wa toku ni nagai na.
Ceritanya memang selalu panjang, walaupun begitu hari ini terasa lebih panjang lagi.
Mata maketa no? Sore ni shite mo, yowasugiru yo.
Kalah lagi? Meskipun demikian kamu tetap terlalu lemah.
Kare wa yoku hataraku ne. Sore ni shite mo, itsu nete iru n darou.
Dia bekerja keras sekali, walaupun begitu saya heran kapan dia tidur.
Junbi ga taihen na no wa wakaru. Sore ni shite mo, mou sukoshi tegiwa yoku dekinai mono ka.
Saya paham persiapannya berat, meskipun demikian bukankah bisa dibuat lebih efisien?
Zuibun kawatta aji da ne. Sore ni shite mo, kore wa ittai nani?
Rasanya unik sekali, walaupun begitu ini sebenarnya makanan apa?

Kesimpulan

それにしても mengekspresikan kontras dengan sentuhan emosi penutur. Pahami relasi A dan B, lalu perhatikan nuansa komentar pada bagian kedua agar pemakaiannya tepat dalam konteks nyata.


Lihat daftar lengkap Tata Bahasa JLPT N2.