Pengantar

Pola ~にもまして dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu berada pada derajat yang lebih tinggi daripada acuan tertentu. Dalam Bahasa Indonesia, nuansanya sering menjadi “lebih dari sebelumnya,” “apalagi,” atau “di atas segalanya.”

Pola ini kuat secara retoris karena tidak sekadar membandingkan, tetapi juga menekankan bahwa tingkat baru benar-benar menonjol. Itulah mengapa pola ini sering muncul pada tulisan formal, pidato, dan opini.

Untuk mempertajam rasa bedanya, bandingkan dengan ~にひきかえ, ~にあって, dan ~に至って yang juga sering dipakai di konteks evaluatif tingkat lanjut.

Rumus Pembentukan

  • N + にもまして
  • Kata tanya + にもまして (contoh: (なに) にもまして)

Kolokasi umum:

  • 以前(いぜん) にもまして
  • (なに) にもまして
  • 昨年(さくねん) にもまして

Makna dan Nuansa Inti

Inti makna pola ini adalah eskalasi yang jelas: keadaan saat ini melampaui titik acuan yang disebutkan.

Dalam konteks nilai, pola ini bisa menandai prioritas tertinggi. Dalam konteks perubahan waktu, pola ini menandai peningkatan intensitas.

Karena bernuansa formal, pola ini sangat cocok dalam kalimat argumentatif yang memerlukan penekanan elegan tanpa terdengar kasar.

Ilustrasi Kontekstual

Tiga ilustrasi berikut membantu melihat efek penekanan pola ini.

Konteks A:

Konteks B:

Konteks C:

Ketiga contoh ini memperlihatkan bahwa pola ini menekankan lonjakan derajat dengan gaya formal yang tetap natural.

Penggunaan dalam Konteks Formal

Pada teks formal, pola ini sering dipakai untuk menata prioritas argumen. Penulis dapat memposisikan satu faktor sebagai yang paling penting tanpa harus menulis kalimat panjang. Efek ini sangat membantu ketika Anda ingin membangun paragraf yang fokus dan persuasif.

Di sisi lain, gunakan pola ini secara terukur. Jika terlalu sering muncul dalam satu artikel, nada tulisan bisa terasa berlebihan. Secara retoris, kekuatan pola ini justru muncul ketika dipakai pada titik-titik penting.

Dalam speaking semi-formal, pola ini juga bisa dipakai untuk menegaskan eskalasi emosi atau kebutuhan. Namun, pastikan pembandingnya jelas agar lawan bicara menangkap arah kalimat dengan cepat.

Aplikasi Pola dalam Konteks

Dalam dunia kerja, pola ini cocok untuk menegaskan perubahan prioritas setelah krisis: misalnya keselamatan, komunikasi, atau kualitas layanan yang kini menjadi lebih penting dari sebelumnya.

Di ranah pendidikan, pola ini sering dipakai untuk menegaskan bahwa menjelang ujian, disiplin belajar menjadi “lebih penting dari biasanya.” Pada ranah sosial, pola ini dapat menunjukkan bahwa kebutuhan dukungan komunitas meningkat pada periode tertentu.

Latihan yang efektif adalah menulis dua versi kalimat: versi netral dengan ~より, lalu versi penegasan dengan ~にもまして. Dengan latihan ini, Anda akan lebih peka terhadap perbedaan intensitas makna.

Perbandingan Pola Serupa

~より adalah komparatif netral yang paling dasar.
~にもまして memberi dorongan retoris lebih kuat dibanding sekadar “lebih dari.”

~以上に mirip secara makna, tetapi ~にもまして sering terdengar lebih literer dan elegan pada tulisan formal.

~にひきかえ menyorot kontras dua pihak/keadaan, sedangkan ~にもまして menyorot kenaikan derajat terhadap acuan.

Kesalahan Umum (Pitfall)

Kesalahan pertama adalah memakainya untuk perbedaan kecil yang nyaris tidak terasa. Pola ini lebih pas untuk kenaikan yang jelas.

Kesalahan kedua adalah tidak menyebut acuan pembanding. Tanpa acuan, kalimat jadi menggantung dan efek retoris melemah.

Kesalahan ketiga adalah menerjemahkan semua kasus sebagai “apalagi.” Pada banyak konteks, terjemahan “lebih dari” atau “di atas segalanya” lebih akurat.

Catatan Ujian JLPT

Di JLPT N1, pola ini sering muncul ketika teks menuntut penekanan komparatif yang kuat, bukan komparasi netral biasa.

Jika kalimat menunjukkan eskalasi kondisi, terutama dalam konteks formal, ~にもまして biasanya lebih tepat daripada opsi komparatif umum.

FAQ

Apa itu pola ~にもまして (Ni mo mashite)?

Pola ini menyatakan bahwa sesuatu melampaui acuan tertentu dengan nuansa penekanan yang kuat.

Apa bedanya dengan ~より?

~より adalah perbandingan netral, sedangkan ~にもまして menambahkan efek retoris “lebih menonjol.”

Apakah pola ini bisa dipakai untuk konteks negatif?

Bisa. Pola ini netral secara nilai dan dapat dipakai untuk peningkatan hal positif maupun negatif.

Kapan pola ini terdengar paling natural?

Paling natural dalam tulisan formal, pidato, dan konteks evaluatif yang memerlukan penegasan.

Bagaimana cara mengenali pola ini di soal N1?

Cari konteks yang menekankan eskalasi jelas terhadap acuan, bukan sekadar perbandingan datar.

Contoh Kalimat

Kyou wa kinou ni mo mashite atsui.
Hari ini lebih panas dari kemarin.
Nani ni mo mashite, kenkou ga taisetsu da.
Di atas segalanya, kesehatan adalah yang paling penting.
Zenkai ni mo mashite, konkai no happyou wa settokuryoku ga aru.
Dibanding presentasi sebelumnya, presentasi kali ini lebih meyakinkan.

Ringkasan

~にもまして adalah pola N1 untuk menyatakan eskalasi yang melampaui acuan dengan penekanan kuat. Saat dipakai dengan acuan yang jelas dan konteks formal, pola ini menghasilkan kalimat yang presisi sekaligus retoris.


Lihat daftar lengkap Tata Bahasa JLPT N1.