Pengantar

Pola ~まみれ digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu tertutupi oleh zat tertentu hingga terlihat penuh atau berlumuran. Dalam bahasa Indonesia, padanannya antara lain “berlumuran,” “tertutup,” atau “penuh oleh.”

Secara umum, pola ini cenderung bernuansa negatif karena sering dipakai dengan kata seperti darah, lumpur, debu, minyak, atau keringat. Namun dalam beberapa konteks, bisa juga bernilai netral tergantung situasi.

Di N1, pola ini penting karena sering tertukar dengan ~だらけ dan ~ずくめ. Tiga pola ini mirip sekilas, tetapi ~まみれ paling kuat terkait benda/zat yang melekat pada permukaan.

Untuk memperjelas batasnya, bandingkan juga dengan ~ずくめ, ~っぱなし, dan ~にもほどがある agar kamu bisa membedakan nuansa “melekat”, “terbiar”, dan “penilaian berlebihan”.

Rumus Pembentukan

Bentuk dasar:

  • N + まみれ

Kolokasi umum:

  • () まみれ
  • (どろ) まみれ
  • (あせ) まみれ
  • (ほこり) まみれ
  • 借金(しゃっきん) まみれ (abstrak, namun sangat lazim)

Makna dan Nuansa Inti

Nuansa inti ~まみれ adalah kondisi menempel/menyelimuti secara nyata atau metaforis kuat. Penutur ingin memberi gambaran intens tentang keadaan yang “terlapisi.”

Pada penggunaan fisik, pola ini bersifat visual: tubuh atau benda terlihat tertutup zat tertentu. Pada penggunaan abstrak seperti 借金まみれ, pola ini tetap membawa rasa “terjerat penuh.”

Karena daya gambarnya kuat, pola ini efektif untuk narasi kejadian dramatis atau deskripsi kondisi berat.

Ilustrasi Kontekstual

Tiga ilustrasi ini menekankan rasa visual “tertutup oleh sesuatu”.

Situasi A:

Situasi B:

Situasi C:

Perbandingan dengan Pola Mirip

~だらけ berarti “penuh,” tetapi tidak selalu berhubungan dengan zat menempel. Bisa untuk kesalahan, luka, atau kekurangan.

~ずくめ menyorot dominasi tema/karakter tertentu, bukan efek “berlumuran.”

Jika fokus kalimat adalah “permukaan tertutup sesuatu,” maka ~まみれ biasanya pilihan paling tepat.

Kesalahan Umum (Pitfall)

Kesalahan pertama adalah memakai ~まみれ untuk konteks positif atau elegan, sehingga terdengar tidak natural.

Kesalahan kedua adalah memakainya pada kata yang tidak memberi gambaran melekat. Jika tidak ada sensasi “tertutup,” pola ini kurang cocok.

Kesalahan ketiga adalah menukar dengan ~ずくめ hanya karena sama-sama berarti “penuh.” Nuansa visual keduanya berbeda jelas.

Kesalahan keempat adalah menerjemahkan terlalu netral. Untuk mempertahankan intensitas, terjemahan “berlumuran/terlilit” sering lebih tepat.

Strategi Penggunaan Pola

Dalam soal, cari apakah objeknya berupa zat, debu, cairan, atau sesuatu yang menempel. Bila iya, ~まみれ sangat kuat.

Jika objeknya lebih abstrak, cek apakah ada rasa “terjerat penuh” seperti pada hutang. Ini masih bisa masuk ~まみれ.

Untuk latihan, buat kalimat dengan pasangan まみれ vs だらけ agar perbedaan rasa menjadi otomatis.

Contoh Kalimat Tambahan

Jiko genba de chi mamire no hito o mikaketa.
Di lokasi kecelakaan, saya melihat orang yang berlumuran darah.
Kodomotachi wa doro mamire ni natte asonde iru.
Anak-anak bermain sampai berlumur lumpur.
Chichi wa mainichi ase mamire de hataraite iru.
Ayah bekerja setiap hari dengan kondisi berkeringat deras.
Souko kara hokori mamire no hako ga dete kita.
Dari gudang keluar kotak yang penuh debu.
Gyanburu de shippai shite, shakkin mamire ni natta.
Karena gagal berjudi, dia jadi terlilit utang.

Catatan Pemakaian Lanjutan

Dalam berita kriminal atau bencana, pola ini dipakai untuk memperkuat visualisasi kondisi lapangan. Pilihan ini membuat pembaca langsung menangkap tingkat keparahan situasi.

Dalam tulisan nonfiksi, gunakan pola ini secukupnya agar tidak terasa sensasional. Efektivitasnya tinggi justru karena dipakai pada momen yang tepat.

Aplikasi Pola dalam Konteks

Di konteks kesehatan dan keselamatan kerja, pola ini sering muncul untuk menggambarkan kondisi berisiko. Di konteks sosial-ekonomi, bentuk abstrak seperti 借金まみれ membantu mengekspresikan jeratan masalah.

Di kelas bahasa, pola ini bagus untuk melatih ketepatan deskripsi fisik versus deskripsi umum.

Catatan Ujian JLPT

Pada soal N1, indikator kuat pola ini adalah adanya objek yang dapat “menempel.” Bila konteks hanya menyatakan banyaknya unsur tanpa efek menempel, pertimbangkan pola lain.

Jebakan umum adalah memilih ずくめ karena terjemahan “penuh.” Fokuslah pada rasa “berlumuran” untuk memilih tepat.

FAQ

Apa itu pola ~まみれ (Mamire)?

Pola ini menyatakan keadaan berlumuran atau tertutup oleh zat/hal tertentu secara kuat, biasanya bernuansa negatif.

Apa bedanya dengan ~だらけ?

~だらけ berarti “penuh” secara umum, sedangkan ~まみれ lebih menekankan efek menempel atau melapisi.

Apakah ~まみれ hanya untuk benda fisik?

Tidak selalu. Bisa juga dipakai metaforis seperti 借金まみれ, selama ada nuansa “terjerat penuh”.

Kapan pola ini terdengar paling natural?

Saat konteksnya jelas menggambarkan permukaan yang tertutup zat, atau keadaan berat yang terasa melekat.

Bagaimana strategi membedakan pola ini di JLPT?

Cek apakah ada citra “berlumuran/terlapisi”; jika tidak ada, kemungkinan pola lain lebih tepat.

Contoh Kalimat

Kyuujotai wa ase mamire de sagyou o tsuzuketa.
Tim penyelamat terus bekerja dalam kondisi berlumuran keringat.
Kono komonjo wa shimi mamire de, handoku ga muzukashii.
Dokumen lama ini penuh noda sehingga sulit dibaca.
Mukeikaku na toushi no kekka, shakkin mamire ni natta.
Akibat investasi tanpa rencana, ia menjadi terlilit utang.

Ringkasan

~まみれ menyatakan kondisi berlumuran atau tertutup oleh zat tertentu, dengan nuansa sering kali negatif. Pemahaman perbedaan dari だらけ dan ずくめ akan meningkatkan akurasi interpretasi pada soal N1.

Saat menulis, cek apakah objek yang dipilih memang dapat dibayangkan menempel pada permukaan. Pemeriksaan sederhana ini membantu mencegah kesalahan pemilihan pola yang sering muncul pada pembelajar menengah-lanjut.

Dalam konteks abstrak seperti 借金まみれ, bayangkan efek visualnya sebagai “terlapisi masalah.” Teknik imajinasi ini membuat makna metaforis lebih mudah dipahami dan diingat saat ujian.

Untuk menjaga ketepatan, periksa apakah kata benda sebelum pola benar-benar menghadirkan citra “melekat” di benak pembaca. Jika citra itu tidak muncul, biasanya lebih aman beralih ke pola lain yang menekankan kuantitas, bukan pelapisan.

Dengan disiplin memilih kata, kamu bisa mempertahankan kekuatan visual pola ini tanpa kehilangan kejelasan makna.

Itulah sebabnya konteks dan citra fisik harus selalu dibaca bersamaan.


Lihat daftar lengkap Tata Bahasa JLPT N1.